Kisah Cinta Reni dan Gusnan 1 – Cerita Cinta Series 2

Cerita Cinta Series 2

Baca juga : Kumpulan Kata Kata Bijak Motivasi Untuk Harimu!

Perjalanan hidup manusia dari waktu ke waktu selalu saja ada hal baru yang ditemui. Ketika duka menghampiri maka bersiaplah dengan bahagia yang sedang mengantri. Mungkin seperti itu juga yang dialami oleh ku. Suatu hari aku sedang berangkat ke sekolah, teman-teman satu geng menyapaku dengan penuh perasaan gembira. Kami memang terbiasa bersama. Aku memiliki geng pertemanan yang terbentuk secara alami. Mereka adalah mila, isti dan juga fina. Kita juga bukan merupakan geng yang tidak nakal melainkan penuh dengan keceriaan dan kekompakan. Saat itu aku sedang berjalan tenang setelah memarkir motor dan menuju ke kelas. Mila menghampiri dan menyapa “ pagiiiii… rennn..! Ujar mila dengan penuh semangat. “Eh mila ku yang syantik….semangat amat pagi ini…?”

“ Iya nih, aku tu lagi seneng banget karena kemaren aku habis ketemu sama gebetan yang aku certain kemaren.”

“ Ketemu dimana?”

“ Itu lho, di taman embung …senangnya akan bisa menatap wajahnya yang imut-imut dan menggemaskan itu…uluh-uluuhhh” kata mila sambil berkata dengan ekspresi manja.

“ Lah cuma liat doang aja udah segitu amat espresi lo… eealaaah… kirain ngobrol berdua atau bagaimana?”

“ Mana berani aku ngobrol sama dia, biar ku simpan dulu rapat rasa sukaku karena nanti jika memang jodoh, kan ku temukan dia dengan perasaan yang telah siap! Hahahahaha” mila tertawa sambil slengekan.

Mila memang mengagumi randi, cowok tampan sekolah sebelah. Randi anak yang sangat baik dan dia juga merupakan anak yang alim sehingga banyak sekali yang mengaguminya. Tentu saja mila juga ingin memilikinya dan berusaha untuk memantaskan diri supaya nanti jodohnya seperti randi yang terlihat begitu penuh dengan kasih sayang. Tapi menurutku itu adalah hal yang sangat tepat karena kebanyakan anak sekarang tidak bisa mengontrol rasa suka kepada seseorang sehingga merendahkan harga diri dengan meneriakinya atau dengan menembak cowok idamannya. Ak salut dengan milla.

Sesampainya dikelas, ak dan mila meletakkan tas dan duduk. Aku dan mila duduk satu meja sedangkan fina dan isti juga satu meja tepat dibelakang kami. Ketika baru saja meletakkan tas, milla kembali menanyaiku “ Ren, kalo kamu gimana, ada cerita baru nih kayaknya, katanya teman kelas ipa sebelah kita itu ada yang naksir kamu ya..ea ea eaa!” Sambil meledekku.

“ Ah mana ku tau mil, yang suka sih kayaknya banyak tapi aku masih belum ngerti apa manfaatnya mainan cinta-cintaan. Lagian aku cuma mau focus sekolah supaya aku bisa masuk ke perguruan tinggi incaranku besok. Kita kan udah kelas tiga, ya ngapain ngurusin hal kaya begonoh.”

“ Iya juga sih.. Tapi kan saying juga, si Gusnan itu anaknya cakep tauk, pinter lagi, kamu ga bakal nyesel kah kalo nanti dia dapat pacar?”

“ Gini ya mil, aku tuh sekolah di madrasah karena memang ingin mendalami ilmu agama sekaligus belajar pendidikan formal kan ya… jadi alhamdulillah kalo hal seperti itu tidak mampu membuatku galau.. Toh jodoh udah ada yang ngatur kan.. kalo aku niat pacaran mah udah dari kemaren-kemaren mil…” ujarku sambil tersenyum.

“ Great ren.. setuju banget aku sama kamu. Ya semoga saja nanti kita bisa masuk ke kampus impian yak… bareng-bareng kita.. Biar tetep klop gitu!??” Mila menatapku penuh tanda seru.

“ Insyaallah ya say… aamiin deh pokoknya”

Percakapan kami terputus karena guru sudah masuk dan pelajaran akan dimulai namun fina dan isti belum juga masuk ke kelas. “ isti sama fina kemana yak kok belom nyampe juga?” Tanyaku ke milla.

“ Iya nih, mogok kali busnya”

Beberapa saat kemudian isti dan fina masuk sambil lari karena memang takut telat terlalu lama. Pelajaranpun dimulai. Ada banyak hal yang aku lakukan bersama dengan kawan-kawannya ketika berada di sekolah. Suka duka kita dilalui bersama. Kita berempat juga memiliki misi yang sama yakni ingin kuliah setelah lulus madrasah. Dengan bersekolah tinggi tentu saja akan ada imbalan yang menarik nantinya di kemudian hari. Bukan hanya perkerjaan yang baik dan nyaman namun juga jodoh yang sekelas. Kita juga percaya bahwa pacaran di masa sekolah hanya akan merusak pendidikan dan masa depan. Oleh karena itu, apabila ada perasaan suka muncul, hal yang aku lakukan hanyalah bermain bersama dengan teman-teman, menatap sekilas teman cowokku yang aku sukai hanya untuk meredam rindu, belajar dan juga melakukan hal-hal positif yang nantinya akan membuatku tumbuh menjadi seorang wanita yang berkualitas.

Baca juga : The Best Quotes Of The Day!

Cerita Cinta Series 2 >> Part 2

Leave a Comment