Watching You 2 – Cerita Cinta Series 1

Baca juga : Watching You 1 – Cerita Cinta Series 1

“Kau tahu Karen? Aku bisa membantumu, pekerjaanku tidak banyak belakangan ini.” Sahut Tian tiba-tiba.

Karen memandang Tian dengan tatapan menusuk, mungkin kalau itu pisau Tian pasti sudah mengerang minta ampun. Sana langsung menatap Tian dengan pandangan berbinar dan tersenyum dengan sangat puas.

“Nah, jadi sudah tidak masalah. Sekarang kau bicara dengan Jungkook, aku ada perlu lain yang mendesak.” Kata Sana, dengan menyeruput capucinnonya dengan cepat. “Dan, kak Tian bisakah kau mengantarkanku?”

“Tunggu! Apa maskudmu? Jadi kau akan meninggalkanku?” Suara Karen mendadak tinggi, tentu saja dia tidak bisa terima ini semua, Karen hanya menginginkan jeda sebelum terjun lagi dalam tumpukan pekerjaannya tetapi malah disuguhkan agenda lain yang belum sama sekali Karen setujui. – cerita cinta –

“Maafkan aku, aku juga harus mengurus sesuatu di kantor. Kau tahu bosku akan marah jika aku tidak menyelesaikan semua laporan dari client. Ayo Kak Tian.” Sana langsung berlalu begitu saja sambil menarik Tian, dimana Tian hanya memasang wajah seakan menang lotre yang besar.

Karen mendengus kasar, lalu menyeruput Green Tea Latte sambil mengumpat.

“Jadi, Kak Karen tidak ingin membantuku?” Tanya pria yang bernama Jungkook tadi. Baru kali ini dia mendengar suara pria yang lebih muda darinya.

“Bukan begitu, tetapi perkerjaanku sangatlah banyak. Lagipula kau belum mengenalku, aku bukan orang berbakat untuk bisa membantumu.” Jelas Karen.

“Aku tahu banyak tentangmu Kak. Karenina, umur 23 tahun. Baru lulus tahun lalu, bekerja sebagai copy writer dan editor. Tidak mempunyai saudara,anggota club fotografi yang berprestasi. Pernah memenangkan lomba fotografi tingkat nasional, menjuarai fotografi jurnalistik antar universitas. Lulus dengan cum laude, populer dan masih sendiri.” Jungkook mengakhiri penjelasannya dengan memberikan senyum manis. Dan Karen hanya melongo dengan semua itu.

– cerita cinta – “Apakah belum cukup kak? Aku masih bisa menyebutkan beberapa hal lagi, termasuk mantan pacarmu pada saat SMA dan kuliah.” Kata Jungkook sambil memberikan senyum jahil.

“Tidak perlu. Aku baru tahu bahwa ada junior menyebalkan sepertimu. Kau seperti stalker.” Kata Karen, jujur Karen sendiri merasa kesal dan juga malu. “Tetapi dari mana kau mengetahui itu semua?” Tanya Karen.

“Perasaan tertarik mungkin. Aku sendiri sudah memperhatikan kakak saat masih di kampus, waktu itu aku masih menjadi mahasiswa baru. Kakak adalah mahasiswa  tingkat akhir.” Kata Jungkook sambil menyeruput kopinya.

Karen mendadak malu, apa-apaan anak ini? Batin Karen

“Mungkin kakak akan menilaiku dengan sangat aneh, tetapi kakak perlu tahu project yang akan dikerjakan club memang tujuanku ada disini sekarang. Jadi, aku bertanya lagi pada kakak apakah kakak mau membantu kami?” Tanya Jungkook

Karen masih terlihat ragu dengan tawaran tersebut. Ini sangat sulit, apalagi Jungkook ini terlalu terbuka dengan masalah memperhatikan Karen saat masih kuliah. Karen hanya meminum kembali grean tea lattenya, dia masih bingung.

“Kalau Kakak menolak, aku akan menyebarkan foto ini.” Sahut Jungkook tiba-tiba. Dimana ia memperlihatkan sebuah foto dalam layar kameranya. Foto Karen sedang tidur di salah satu kursi yang dia kenali sebagai kursi di ruang club dengan mulut menganga lebar, mungkin kalau cicak masuk pun akan muat.

Karen melebarkan bola matanya melihat foto tersebut. “Dapat dari mana kau foto tersebut? Cepat hapus!”

Jungkook hanya tertawa sambil menyembunyikan kameranya. “Sudah ku bilang kan, aku memeperhatikan kakak dari awal. Kakak saja yang tidak menyadari ada junior tampan sepertiku.” Dan pria itu hanya melanjutkan tertawa sambil meminum kopinya. Karen sudah tidak tahu lagi harus berbuat apa, foto itu sangat memalukan apalagi jika Sana melihat.

Karen menghela nafas kasar, “Baiklah, aku akan membantumu dengan syarat hapus foto itu sekarang.”

“Akan ku hapus setelah kakak menerima tawaranku yang kedua.” Kata Jungkook lagi, dan Karen tidak habis piker dengan bocah yang ada di depannya ini. “Kalau tidak mau ya akan ku sebar foto ini. Mungkin akan ku kirimkan kepada Kak Sana terlebih dahulu.”

“Baiklah, baiklah. Jadi apa tawaranmu selanjutnya?” Tanya Karen yang sudah menyerah akan tingkah laku Jungkook.

Jungkook menatap Karen dengan serius kali ini, dan dia meneguk lagi kopi yang ada dihadapanya. Menghela nafas pelan dan memegang tangan Karen.

“Kakak sudah tahu bahwa aku selama ini memperhatikan kakak, – cerita cinta – tetapi aku juga mengerti kakak belum mengenalku sama sekali. Tetapi kak, menahan perasaan selama setahun 2 tahun bukan perkara mudah. Apalagi saat aku tahu kakak sudah lulus, ini sangat menyiksa.” Kata Jungkook, entah kenapa suaranya membuat jantung Karen berdebar.

“Aku tidak membutuhkan jawaban apapun, aku hanya ingin kakak tahu bahwa ada seorang pria dengan nama Jeon Jungkook. Dan si Jeon Jungkook ini hanya ingin mengatakan jika ia sangat mencintai kakak.” Lanjut Jungkook. Sesaat Karen menahan nafasnya, baru kali ini ada lelaki yang menyatakan cinta tanpa melakukan pendekatan kepadanya. Dan entah mengapa Karen suka dengan cara ini.

“aku mencintaimu kak, aku ingin selalu dekat denganmu. Jadi tidak perlu menerimaku sebagai kekasih, cukup menerimaku sebagai orang yang selalu ada di dekatmu kak.” Kalimat terakhir sukses membuat Karen bungkam.

Baca juga : Watching You 1 – Cerita Cinta Series 1

Finish.

Leave a Comment